Jumat, 29 Agustus 2008
Jumat, 08 Agustus 2008
Seri Pengetahuan (2)
8 Juni 2005
Assalamu'alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? Kalau udah tau, maap yaa...............
Mengapa jarum jam bergerak dari kiri ke kanan ??
Hal ini tidak ada kaitannya dengan kidal atau tidak kidal, tidak pula berkaitan dengan adab dan kesopanan, juga bukan karena lebih sulit membuatnya jika harus berputar dari kanan ke kiri.
Jarum jam bergerak seperti sekarang berhubungan dengan letak geografis dari penemuan jam mekanik itu sendiri.
Jam mekanik ditemukan oleh orang-orang yang tinggal di belahan Utara bumi. Dahulu, satu-satunya acuan yang digunakan untuk menentukan waktu adalah matahari, salah satu hasil pemikiran manusia seperti yang kita ketahui adalah jam matahari.
Bagi orang-orang yang tinggal di belahan Utara Bumi, matahari selalu berada di sisi Selatan, dan bergerak dari Timur ke Barat atau dengan kata lain bergerak dari Kiri ke Kanan. Nah, ketika jam mekanik ditemukan, mereka meniru arah matahari itu untuk digunakan sebagai arah bergeraknya jarum jam mekanik yang sekarang kita sepakati dengan istilah clockwise.
Seandainya jam mekanik ditemukan di belahan Selatan Bumi (Australia, New Zealand, Argentina misalnya), bukan tidak mungkin jarum jam bergerak dari Kanan ke Kiri.
Nggak tahu lagi kalau jam mekanik ditemukan oleh orang Indonesia :)
Seri Serba-Serbi (1)
18 April 2005
Tahukah Anda ? Kalau udah tau, maap yaa....
Mengapa sebagian dari kita kidal, Ngede/Ngiwo (kata orang jawa), Ngacer (kata orang Madura) ??
Fakta menyebutkan bahwa sekitar 4% dari penduduk Bumi adalah kidal(lebih terampil menggunakan tubuh bagian kiri).
Leonardo Da Vinci, Michelangelo adalah salah dua contoh orang-orang jenius yang kidal.
Namun, tentu saja saat ini peralatan-peralatan yang dibuat oleh manusia dikondisikan bukan untuk orang-orang kidal. Pegangan pintu, kran air, obeng, bahkan kancing baju pun didesain bukan untuk orang-orang kidal (btw, satu kata pengganti kata "bukan kidal" apa sih ??).
Sebetulnya, tidak ada penjelasan yang memuaskan tentang mengapa sebagian dari kita kidal.
Ini hanyalah sebuah teori :
Tubuh kita tidaklah simetris, tidak sama persis pada kedua sisinya. Sisi kanan wajah kita sedikit berbeda dengan sisi kiri.
Kaki kita tidak sama kuat. Telapak kaki kita agak berbeda ukurannya. Dan asimetri ini terjadi pada seluruh tubuh kita.
Sekarang jika kita berbicara tentang otak, kita menemukan bahwa otak memiliki belahan kanan dan kiri, kedua belahan ini tidak berfungsi dengan cara yang sama.
Orang-orang berpendapat bahwa belahan kiri otak kita lebih dominan dari belahan kanan.
Syaraf-syaraf dari otak bersilang pada bagian leher kita, sehingga belahan kiri otak mengendalikan sisi kanan tubuh kita (tangan kanan, dada kanan, kaki kanan, dsb) dan sebaliknya.
Sekarang, karena belahan kiri otak lebih dominan, belahan kanan tubuh kita lebih terampil. Kita membaca, berbicara, dan bekerja dengan belahan kiri otak.
Dan ini tentu saja membuat kebanyakan dari kita terampil ketika menggunakan tubuh bagian kanan.
Tetapi dalam hal orang-orang yang kidal, ada "pembalikan". Belahan otak kanan lebih dominan, sehingga mereka bekerja dengan sangat baik menggunakan tubuh bagian kirinya !!!
Seri Pengetahuan (1)
30 Maret 2005
Assalamu'alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? Kalau udah tau, maap yaaa.............
Mekanisme lelah, sebetulnya lebih mirip dengan tubuh kita "meracuni"
diri sendiri. ketika otot bekerja, dia akan memproduksi asam laktat (toksin kelelahan), sehingga semakin banyak kandungan asam laktat di dalam darah, maka kita menyebutnya "kita dalam keadaan semakin lelah".
Jika pada saat itu juga, kita bisa membuang asam laktat di dalam darah, ketika itu juga kita akan menjadi segar bugar kembali.
Para ilmuwan telah melakukan eksperimen yang menarik. Pada mulanya, seekor Anjing dibuat beraktivitas sampai dia kelelahan, kemudian ilmuwan tersebut mengambil darah dari Anjing tersebut dan disuntikkan ke seekor Anjing lain yang segar bugar, tiba-tiba saja Anjing ke-dua tersebut kelelahan dan tertidur !!
Ada lagi yang menarik, jika seseorang bertanya "Kenapa ketika aku lelah, kemudian aku pakai olahraga, lelah itu menjadi hilang ? "
Jawabannya adalah : Ketika sebagian kecil tubuh kita (misal : kaki) kelelahan, maka cara yang terbaik untuk menghilangkan lelah adalah dengan menggerakkan/mengaktifkan bagian tubuh yang lain (misal : tangan, dada, punggung). Dengan demikian, maka darah kita akan beredar semakin cepat untuk "mengusir" asam laktat yang terdapat di otot sekitar kaki.
Namun, satu hal yang tidak boleh Anda lupa. Ketika tubuh kita (sebagian
besar) kelelahan, maka cara yang paling bijak dan tepat untuk menghilangkan kelelahan adalah TIDUR !!!
Kamis, 07 Agustus 2008
Seri Renungan (10)
24 Maret 2005
Tahukah Anda ? (seri tauhid)
Mari sekali lagi (jangan bosan-bosan ya....), kita memikirkan tentang keberadaan/kejadian diri kita sendiri, insyaAllah ini yang terakhir untuk seri tubuh kita.
*Jantung
Sel-sel yang berada pada posisi jantung, dengan segera berubah wujud menjadi sel jantung dan kemudian saling berkolaborasi untuk membentuk jantung sesuai dengan perintah yang Maha Kuasa. Tahukah Anda, bahwa jantung kita mempompa darah 2.200 galon setiap hari dan 8.030.000 galon dalam setahun, serta 481.800.000 galon selama enam puluh tahun yang apabila ditimbang seberat 345.000 ton (Yhan, angkanya udah bulat khan ??? :p)
Apakah ada pompa lainnya selain jantung yang dapat melakukan pekerjaan berat dalam waktu enampuluh tahun tanpa perbaikan atau perawatan? Jantung manusia berbentuk seperti buah pear, sebesar genggaman tangan dan beratnya antara 225 dan 340 gram. Jantung ini berdenyut kurang lebih 70 kali setiap menit atau 4200 kali setiap jam, 100.800 dalam sehari, dan 36.792.000 kali dalam setahun. Kalau diambil untuk usia rata-rata enampuluh tahun, maka jantung akan berdenyut sebanyak 2.207.520.000 (dua milyar dua ratus tujuh lima ratus dua puluh ribu) kali tanpa henti.
Subhanallah (Maha Suci sang Pencipta).
-------
*Pembuluh darah
Sel-sel yang tadinya berdiam diri, tiba-tiba saling bergabung membentuk pipa-pipa kecil dan membentuk jalur yang tertentu saja, tidak saling berebut (layaknya kita berebut ketika membentuk antrian), mereka menjalankan saja perintah yang diberikan kepadanya, pipa-pipa kecil itulah akhirnya kita namakan pembuluh darah. Dan tahukah Anda, panjang dari seluruh pembuluh darah di tubuh kita adalah kurang lebih 40.000 km atau sama dengan keliling Bumi dari Timur ke Barat !!!
Subhanallah (Maha Suci sang Pencipta).
--------
Sesungguhnya bagian-bagian dari tubuh kita (yang terkecil sekalipun), adalah benda-benda yang menakjubkan dan terhebat di dunia ini. Ginjal, Hati kita adalah saringan terhebat/tercanggih yang pernah dibuat. Mata kita adalah lensa tercanggih yang pernah dibuat. Begitulah diri kita, ada bukan karena kebetulan/ketidaksengajaan, namun kita adalah diciptakan oleh sang Maha Pencipta yang Esa, tidak ada sesuatupun yang menyamainya atau bahkan sekedar menyerupainya.
Maka, nikmat mana lagi yang kita ingkari ??
Seri Renungan (9)
17 Maret 2005
Tahukah Anda ? (seri tauhid)
Untuk mengetahui betapa banyak nikmat yang Maha Esa, mari kita sekali lagi merenungkan tentang keberadaan/kejadian diri kita sendiri.
Perkembangan dalam perut sang ibu berlangsung tanpa henti. Pada minggu ke-lima tangan dan kaki embrio mulai terlihat. Benjolan ini sebentar lagi akan menjadi lengan. beberapa sel kemudian mulai membentuk tangan.
Tadinya tangan kita berbentuk seperti kaos tangan bayi (jari-jari tidak kelihatan). Tetapi sebentar lagi, sebagian dari sel-sel pembentuk tangan embrio tersebut akan melakukan sesuatu yang mengejutkan. Ribuan sel ini melakukan bunuh diri massal !!
Mengapa sel-sel ini membunuh diri mereka sendiri ? Kematian ini memiliki tujuan yang amat penting. Bangkai-bangkai sel yang mati di sepanjang garis tertentu ini diperlukan untuk pembentukan jari-jemari tangan.
Sel-sel lain memakan sel-sel mati tersebut, akibatnya celah-celah kosong terbentuk di daerah ini. Celah-celah kosong tersebut adalah celah di antara jari-jari kita. Subhanallah............ (Maha Suci Sang Pencipta, red).
Akan tetapi, mengapa ribuan sel mengorbankan dirinya seperti ini ?
Bagaimana dapat terjadi , sebuah sel membunuh dirinya sendiri agar sang bayi dapat memiliki jari-jair pada saatnya nanti ? Bagaimana sel tersebut tahu bahwa kematiannya adalah untuk tujuan tertentu ? Semua ini sekali lagi menunjukkan bahwa semua sel penyusun manusia ini diberi petunjuk oleh Sang Pencipta.
Pada tahap ini, sejumlah sel mulai membentuk kaki. Sel-sel tersebut tidak pernah mengetahui bahwa sang embrio akan harus berjalan di dunia luar. Tapi mereka tetap saja membuat kaki dan telapaknya untuk sang embrio.
Sekali lagi , tidak ada kelompok (geng) sel yang mbalelo, misal geng sel yang berada pada posisi antara jari telunjuk dan jari tengah tidak mau melakukan bunuh diri (karena sayang nyawanya), kalau ini yang terjadi niscaya kita tidak akan memiliki jari telunjuk dan jari tengah seperti yang kita miliki saat ini. Andaikan semua sel tersebut tidak mau bunuh diri, niscaya tangan dan kaki kita akan seperti kaki bebek (berselaput).
Subhanallah (Maha Suci Sang Pencipta, red).
Maka, nikmat mana lagi yang kita ingkari ???
Seri Renungan (8)
2 Juni 2005
Assalamu'alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? (seri tauhid)
Sejenak cobalah lepaskan segala pengalaman hidup Anda, pendidikan Anda baik forman maupun informal.
Gunakan imajinasi Anda (kayak Romi Rafael aja :p), bayangkan bagaimana seandainya dunia ini tidak berwarna, bagaimana seandainya bunga-bunga, buah, burung, pohon, laut, pantai, gunung, langit, orang di sekeliling Anda, ternyata tidak berwarna (hanya terdiri dari putih-hitam-abu2, sekalipun ketiga hal tersebut juga warna). Mudah saja bagi Allah, semua kulit buah-buahan dijadikan berwarna abu-abu, bunga dijadikan berwarna abu-abu, mata kita dijadikan seperti mata hewan kebanyakan.
Dengan tidak ada warna, hidup kita tidak akan dinamis, tidak akan ada gunanya akal diberikan kepada manusia. Kita tidak akan mengenal desain baju yang beraneka ragam, kita tidak akan mengenal seni, hidup kita tidak akan bergairah.
Padahal kita tahu, semua hewan adalah buta warna. Lantas mengapa dunia ini berwarna ? Satu hal yang pasti, wana hanya bisa terlihat jika ada cahaya, hanya mata kita (manusia) yang bisa membedakan warna, artinya Allah telah menciptakan cahaya, dan Allah sengaja mendesain mata kita seperti sekarang ini, agar kita mengenal siapa Allah, agar kita berpikir, agar kita bersyukur bahwa kita telah dijadikan sebagai makhluk yang paling mulia.
Al-Mulk : 3 : "Allah yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu tidak akan pernah melihat ciptaan Allah Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang ? "
Al-Mulk : 4 : "Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah."
Al-Luqman : 11 : "Inilah Ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sesembahan-sesembahanmu selain Allah. Sebenarnya orang-orang yang lalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata."
Demikianlah Allah tidak menjadikan segala sesuatu itu sia-sia.
Lantas, nikmat mana lagi yang kita ingkari ??
Wahai sahabat, bersyukurlah kepada Allah selagi sempat.
Seri Renungan (7)
21 April 2005
Tahukah Anda ? (seri tauhid)
Apakah kegunaan dari Gunung dan Pegunungan ?
(saya lupa surat-ayat berapa) "Dan Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Gunung ditancapkan dan ditegakkan agar kamu (dan Bumi) tidak terguncang"
41:10 "Dan Dia menciptakan di Bumi itu gunung-gunung yang kokoh.
38:18 "Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih di sepanjang waktu"
Kita telah mengetahui peredaran Bumi pada sumbunya dengan kecepatan 1670 Km/Jam menyebabkan perbedaan suhu di permukaan Bumi mencapai 100 derajat celcius. Perbedaan suhu sebesar ini menyebabkan angin bisa bertiup dengan kecepatan 1000 Km/Jam. Coba Anda bayangkan, bagaimana jadinya kehidupan kita jika saja permukaan Bumi ini rata ??? Tentu saja kehidupan kita tidak akan senyaman sekarang atau bahkan kita tidak akan bisa hidup, dikatakan oleh Allah kita akan terguncang-guncang jika saja tidak ada Gunung/pegunungan.
Benar sekali, bahwa salah satu kegunaan diciptakan Gunung dan pegunungan adalah sebagai penghalang angin, pemecah arah angin, pengerem angin (agar tidak terlalu kencang). Begitulah salah satu cara Gunung/pegunungan bertasbih kepada sang Penciptanya, sehingga pantas saja jika dia bertasbih di sepanjang waktu, bahkan dia tidak pernah mengeluh terhadap segala perintah yang diberikan kepadanya, padahal sebetulnya Gunung sendiri tidak berkepentingan dengan tugas yang diberikan kepadanya melainkan dia menjalankan tugas semata-mata karena Allah ingin agar hidup kita (manusia) menjadi nyaman.
Subhanallah (Maha Suci Allah).
Lantas, nikmat mana lagi yang kita ingkari ???
Pantas saja jika Allah mengatakan,
18:109 Katakanlah : "Sekiranya lautan dijadikan tinta dan pohon-pohon dijadikan pena untuk menulis nikmat Allah, sungguh akan habis lautan itu sebelum nikmat Allah tertulis semua, meskipun Allah datangkan (lagi) tambahan tinta sebanyak itu"
Lantas, nikmat mana lagi yang kita ingkari ???
Seri Renungan (6)
28 April 2005
Assalamu'alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? (seri tauhid)
Orbit bumi mengelilingi matahari bukanlah berupa lingkaran bundar, karena lingkaran begini akan menggambarkan jarak bumi dari matahari selalu sama sepanjang tahun, sedangkan pengukuran dengan sistem parallax telah membuktikan bahwa ada kalanya bumi sejauh 90 juta mil dari matahari dan adakalanya berjarak 94 juta mil.
Seandainya orbit bundar ini terlaksana, maka bumi akan kekurangan daya layangnya mengelilingi matahari, dan aktivitas Sunspots dipermukaan matahari tetap stabil, padahal perubahan aktivitas itu selalu ada karena ditimbulkan oleh tarikan matahari pada planet-planet yang kadang-kadang mendekat dan kadang-kadang menjauh.
Orbit bumi mengelilingi matahari juga bukan berbentuk Elips, karena bentuk seperti ini juga akan menyebabkan bumi kehilangan daya layangnya mengelilingi matahari.
Tahukah Anda, bahwa sebetulnya bentuk orbit bumi mengelilingi matahari adalah bulat telur, orbit bumi memiliki 1 titik perihelion (titik terdekat dari matahari dan 1 titik aphelion (titik terjauh dari bumi).
Bentuk orbit yang bulat telur ini menyebabkan aktivitas Sunspots di permukaan matahari dinamis dan inilah yang memungkinkan matahari "hidup" sampai sekarang. Dan bentuk bulat telur ini juga salah satu faktor yang menyebabkan iklim di Bumi bergantian.
Sebelumnya telah kita ketahui, bahwa kecepatan bumi mengorbit matahari adalah 108.000 Km/Jam. Sebetulnya kecepatan ini tidaklah konstan, karena sesaat ketika bumi melewati titik perihelion (titik terdekat bumi), bumi akan di"lempar" (gaya sentrifugal) oleh gravitasi matahari, kemudian bumi akan bergerak menjauhi bumi dengan perlambatan (percepatan negatif), sampai kemudian bumi mencapai titik aphelion (titik terjauh), bumi akan di"tarik" kembali oleh gravitasi bumi, dan bumi akan bergerak dengan percepatan positif (semakin cepat). Dan begitu seterusnya.
"Sungguh, Allah menahan planet-planet dan bumi agar tidak luput /dari garis orbitnya/, Jika semua itu sampai luput, adakah yang dapat menahannya selain Allah ? Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (Qs. Faathir 35:41) Kita tahu, bahwa pemilihan kata di dalam Al-Qur'an tidaklah sembarangan.
Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa Dia Maha Penyantun, artinya orbit bumi dibuat demikian karena memang dikhususkan untuk kita (manusia).
Mengapa disandingkan dengan Maha Pengampun ? artinya dengan keadaan orbit bumi yang demikian, jika kita tidak menganggapnya sebagai nikmat (kita menganggapnya biasa saja/suatu kebetulan/ketidaksengajaan), maka Allah masih memberi waktu kepada kita untuk memohon ampun kepadaNya, karena pasti Allah akan mengampuni.
Lantas, nikmat mana lagi yang kita ingkari ???
Seri Renungan (5)
Kumpulan Tulisan Ayah (Erwin Hidayat/Abu Zidane)
6 Juni 2006
Assalamu’alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? Seri Renungan
Sahabat,
Kita sudah paham betul kalau maut itu sudah tercatat
Bahwa kita tidak bisa sembunyi dari maut, kita tidak menyangsikan
Bahwa maut itu mengintai kita setiap saat, kita sudah paham.
Jadi, mengapa kita masih harus berdo’a agar dikaruniai umur panjang ?
Bahkan Nabi Muhammad sendiri bilang, kalau kita ingin berumur panjang, perbanyaklah silaturahim.
Sahabat,
Umur panjang itu tidak dihitung dari seberapa keriput muka kita
Umur panjang itu tidak dihitung dari seberapa putih rambut kita
Umur panjang itu tidak dihitung dari berapa lama kita hidup di dunia
Akan tetapi, umur panjang itu dihitung dari seberapa lama umur dari manfaat yang kita berikan buat sekeliling
Dus
Tebarlah manfaat sebanyak-banyaknya buat lingkungan
Tularkan ilmu yang bermanfaat walau sedikit
Sambung silaturahim yang terputus
Kuatkan silaturahim yang sudah terjalin
Agar doa yang sering kita panjatkan (diperpanjang umurnya) dikabulkan olehNya.
Seri Renungan (4)
Kumpulan Tulisan Ayah (Erwin Hidayat/Abu Zidane)
21 April 2006
Assalamu’alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? Seri Renungan.
Allah Maha Pengasih/Pemberi
Allah adalah Maha Pengasih, siapapun dia, semua pasti dikasih/beri.
Nggak peduli, apakah kita orang kaya atau orang yang miskin
Nggak peduli, apakah kita orang yang baik ataukah orang jahat
Nggak peduli, apakah kita kaya ilmu ataukah kaya tipu
Nggak peduli, apakah kita sholat ataukah madat
Nggak peduli, apakah kita orang yang pandai bersyukur atau kita orang yang selalu kufur
Semua pasti Allah kasih.
Bukankah kita tidak pernah minta kepada Allah agar kita diberi telinga yang bisa mendengar ?
Bukankah kita tidak pernah minta kepada Allah agar kita diberi mata yang bisa melihat ?
Bukankah kita tidak pernah minta kepada Allah agar kita diberi lidah yang bisa bicara ?
Tapi semua itu diberikan oleh Allah kepada kita cuma-cuma.
Kalau Allah memberikan kepada kita apa yang tidak kita minta, pastilah Allah akan memberi kepada kita, apa pun yang kita minta.
Maka, apa pun yang Anda inginkan, mintalah hanya kepada Allah. Allah pasti mengabulkan.
Maka, nikmat mana lagi yang kita ingkari ?
Seri Renungan (3)
13 Januari 2006
Assalamu’alaikum wr wb,
Berapa sesungguhnya harta/uang/tabungan yang ingin kita miliki ? 10 Milyar Rupiah, 1 Milyar Rupiah, atau 500 Juta Rupiahkah ?
Pernahkah kita berjanji pada Allah, andai saja Allah memberikan kepada kita uang sejumlah tersebut, maka kita akan melakukan kebaikan ini dan itu, jika belum terkumpul sejumlah tersebut, maka kita akan menunda dulu kebaikan-kebaikan yang kita rencanakan ?
Yakinkah Anda, bahwa ketika sejumlah harta tersebut sudah Anda genggam, Anda akan merasa cukup ?
Sesungguhnya harta yang banyak itu tidak pernah ada.
Oleh karena itu, kita tidak boleh berdo’a kepada Allah meminta harta yang banyak ? Karena Allah tahu pasti, jikalau manusia itu diberi satu gunung Emas, maka dia akan meminta yang ke-dua, diberi dua gunung Emas, maka dia akan meminta yang ke-tiga, dan seterusnya, bisa jadi harta yang banyak itu justru membuat kita menjadi hina.
Oleh karena itu kita dianjurkan untuk meminta kepada Allah agar kita dikaruniai harta yang barokah. Karena dengan harta yang barokah (walau sedikit), hati kita akan menjadi tenang, kita akan selalu merasa cukup dan berkelebihan. Dengan merasa lebih, maka kita akan selalu mau membantu yang membutuhkan, mau menafkahi anak yatim, dan lain-lain kebaikan yang memang seharusnya kita lakukan sebagai wujud syukur kita kepada Allah. Kita tidak perlu berjanji ini dan itu kepada Allah, kita tidak perlu menunggu Allah mengaruniai ini dan itu untuk berbuat kebaikan-kebaikan tersebut.
Demikian juga, kita tidak dianjurkan memohon kepada Allah untuk dikaruniai istri yang cantik atau suami yang ganteng ?
Karena cantik/ganteng itu sesungguhnya semu. Betapa sering kita bergumam, “Wong sudah punya istri secantik itu kok ya disia-siakan ?” Ternyata cantik itu cuma bagi orang lain, sedangkan bagi suaminya, bisa jadi istrinya/suaminya itu cuma jadi malapetaka saja.
Berdo’alah kepada Allah, mintalah kepada Allah agar kita dikarunia istri/suami yang sholeha/sholeh, karena istri/suami yang demikian itu tidak hanya menentramkan hati kita, menyejukkan pandangan kita, tapi juga membawa manfaat bagi orang lain.
Pun demikian, mintalah kepada Allah agar dikaruniai anak-anak yang sholeh-sholeha, tidak ada artinya harta kita menumpuk, tapi anak-anak kita terjerumus ke hal-hal yang dilarang Allah, yang membuat hati kita sebagai orang tua tercabik-cabik, hati kita tersayat, pandangan kita kosong, telinga kita tidak pernah terasa sejuk.
Tentu saja kita selalu kepingin yang ideal, kita pingin harta banyak, kita pingin istri sholeha nan cantik, kita pingin anak-anak yang sholeh, tapi sudah cukupkah usaha kita untuk mendidik anak-anak kita ?
Sungguh, sudah banyak bukti tersaji di depan mata kita, mendidik tidaklah bisa hanya dengan uang, tidak hanya cukup dengan menyekolahkan di sekolah unggulan, tetapi mendidik anak itu harus dengan hati. Mendidik tidak bisa dengan kekerasan, tetapi mendidik harus dengan teladan.
Demikian, mohon maaf jika tidak berkenan dan terkesan menggurui.
Seri Renungan (2)
25 Oktober 2005
Tahukah Anda ? (Seri Renungan dan Motivasi)
Seperti yang disampaikan 'Aa Gym tempo hari, bahwa tidak peduli siapa kita sekarang, ternyata kita semua memiliki kesempatan yang sama.
Apakah kesempatan itu ? Kesempatan itu bernama waktu.
Semua orang diberi kesempatan bernama waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari. Yang berbeda adalah cara kita memanfaatkan waktu tersebut.
Sehingga, waktu bisa membentuk seorang ilmuwan, penjahat, ulama, koruptor, pemalas, pekerja keras, sang dermawan, sang kikir sekaligus.
Mungkin, oleh karena itu juga sampai-sampai Allah bersumpah dengan waktu.
"Demi waktu, Sesungguhnya manusia semuanya adalah rugi................" (jangan dipotong dulu :) biasanya kita kan suka motong-motong ayat) "Kecuali orang-orang yang beriman, orang-orang yang beramal sholeh, dan orang-orang yang saling nasehat-menasehati dalam kebenaran"
Ada satu hal yang tidak perlu kita sesali yaitu kemarin atau waktu yang lalu.
Jika hari ini, kita bisa menjadi lebih baik dari kemarin, maka itulah keberuntungan.
Maka bertekadlah, bahwa kita akan memulai hari ini dengan ucapan syukur dan senyuman bukan dengan mengeluh.
Bahwa kita akan menghargai setiap detik, menit dan jam, karena tak sedetik pun dapat ditarik kembali.
Hari ini takkan kita sia-siakan, seperti waktu lalu yang terbuang percuma.
Hari ini takkan kita isi dengan kecemasan tentang apa yang akan terjadi esok, karena Allah Maha mencukupi dan Maha memudahkan segala yang sulit.
Akan kita pakai waktu kita untuk membuat sesuatu yang kita idamkan terjadi.
Hari ini kita akan belajar lagi, untuk merubah diri sendiri.
Hari ini akan kita isi dengan karya.
Akan kita tinggalkan angan-angan, yang selalu mengatakan:
"Aku akan melakukan sesuatu jika keadaan berubah (jika naik gaji, jika naik jabatan, dsb)."
Hari ini kita akan berhenti berkata: "Aku tidak punya waktu"
Karena kita tahu, kita tidak pernah mempunyai waktu untuk apapun.
Jika kita ingin memiliki waktu, maka kita harus meluangkannya.
Hari ini akan kita lalui seolah hari terakhir bagi kita.
Akan kita lakukan yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai esok.
Karena hari esok belum tentu ada.
Hari ini juga, bilang sama Ibu-Ayah, bahwa kita mencintainya, kita meminta maaf kepada mereka karena kita telah berbuat dosa kepadanya, karena kita tidak hadir saat mereka butuhkan.
Hari ini juga, bilang sama Istri, bahwa kita mencintainya, kita meminta maaf karena kita lupa bersyukur telah diberikan pendamping hidup terbaik.
Hari ini juga, bilang sama anak-anak kita, bahwa kita mencintainya, kita meminta maaf untuk setiap bentakan, pukulan kita atas ketidaktahuan mereka tentang apa-apa yang mereka perbuat.
Dan berjanjilah bahwa kita tidak akan mengulanginya lagi, kita akan didik mereka dengan pelukan, belaian, dan tauladan yang terbaik dari kita.
Seri Renungan (1)
12 Oktober 2005
Assalamu'alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? (Seri Renungan dan Motivasi)
Sekarang, coba perhatikan diri kita masing-masing, apa saja sandang yang sedang kita kenakan saat ini bahkan detik ini juga !!!
Baju/Kemeja yang sedang kita kenakan seharga Rp. 175.000 Kaos dalam yang sedang kita kenakan seharga Rp. 40.000 Celana/rok yang sedang kita kenakan seharga Rp. 150.000 Sabuk yang sedang kita kenakan seharga Rp. 100.000 Sepatu yang sedang kita kenakan seharga Rp. 300.000 Kaos kaki yang sedang kita kenakan seharga Rp. 40.000 Jam tangan yang sedang kita kenakan seharga Rp. 500.000
Subhanallah, ternyata materi yang melekat di diri kita saat ini seharga Rp. 1.305.000. Padahal di rumah, kita masih memiliki beberapa pasang lagi yang setara dengannya. Padahal, bagi sebagian besar orang di luar sana, uang sebesar itu baru bisa ia dapatkan dengan bekerja selama 3 bulan tanpa henti atau bahkan lebih.
Bagaimana mungkin kita merasa menjadi orang yang kurang beruntung ?
Bagaimana mungkin kita menjadi orang yang tidak bersyukur ?
Belum lagi nikmat lain yang dikaruniakan Allah kepada kita (udara yang kita hirup, sinar matahari sebagai sumber energi kehidupan, kesehatan badan, kesehatan mata, kesehatan pendengaran, dan masih banyak yang lainnya, yang kesemuanya kita nikmati pada detik yang sama) yang kadangkala tidak kita hitung sebagai nimatNya.
(Abu Zidane)
Rabu, 06 Agustus 2008
REKREASI KE TANGKUBAN PERAHU
Tapi, dengan semangat 45 tekad 46, Zidane ikut camping bersama ayah. Jadilah kami berdua (Ayah sama Zidane) berangkat pagi-pagi menuju pos pertama di SPBU Sentul.
Sekitar pukul 10.00 wib, semua rombongan (sekitar 40 mobil Nissan Livina) akhirnya berangkat.
-----
Pada sore harinya, apa yang kami khawatirkan semua terjadi. Apakah itu ? yup benar sekali saudara, terjadilah hujan yang deras.......:( sampai ada beberapa tenda yang bocor, alhamdulillah tenda kami tidak termasuk yang bocor. Sebelum hujan terjadi, beberapa perlombaan diadakan baik untuk anak-anak maupun dewasa, di antaranya lomba bakiak, membentuk formasi, dll. Seru deh acaranya. Pada malam harinya, acara diisi dengan menyalakan roket petasan yang sudah disiapkan oleh panitia.
----
Akhirnya malam yang penuh ketegangan bisa kami lalui dengan baik semua. Alhamdulillah Zidane juga tidak terkena flu (karena habis hujan kemarin sore).
Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah memberi banyak kenikmatan kepada kami semua.
Selasa, 05 Agustus 2008
Waktu itu ada sekitar 60 mobil Nissan Livina (Grand, XR, X-Gear) yang ikutan konvoi.
Seru.....rame.....and nyenengin banget. Ketemu banyak teman dan kenalan baru.
Itu foto kami sekeluarga, Ayah-Mama-Zidane-Azka-Aisyah. Tuh liatin, backgroundnya barisan Nissan Livina lagi parkir berjajar.
Makasih yaa Ayah-Mama........dah ngajakin kita liburan :)
Ayah kami adalah pengurus Aktif di NLC lho :d, ayah ngurusin bagian keanggotaan. Jadi, hampir semua acara NLC *klo ayah lagi ga ada acara lain, ayah pasti ikut, baik itu kopdar, konvoi, dll.
Pokoknya kata ayah, kami harus banyak menjalin silaturahim dengan siapa aja. Setiap ada kesempatan silaturahim, pasti ayah tidak akan melewatkan kesempatan itu. Karena kata ayah, kalau kita pengen rezeki lancar sama umur panjang, banyak-banyaklah silaturahim.
*kata ayah, itu pesan Rasulullah Muhammad untuk umatnya
Ini lho foto kami Zidane-Azka waktu hari pertama masuk sekolah di Cikal Harapan, BSD.
Waktu itu tanggal 14 Juli 2008. Zidane masuk di kelas I SD, sedangkan Azka masuk di kelas TK B.
Waktu itu Zidane-Azka diantar ayah sama mama, seneng deh .........
makasih ya Ayah-Mama..............
Oh ya, tuh yang cewek, adik kami, namanya Aisyah. Lengkapnya Aisyah Hidayat Annajwa. Keren ya namanya :p
Adik Aisyah lahir pada tanggal 28 Agustus 2006.
