Kamis, 07 Agustus 2008

Seri Renungan (2)

Kumpulan Tulisan Ayah (Erwin Hidayat/Abu Zidane)
25 Oktober 2005

Assalamu'alaikum wr wb,

Tahukah Anda ? (Seri Renungan dan Motivasi)

Seperti yang disampaikan 'Aa Gym tempo hari, bahwa tidak peduli siapa kita sekarang, ternyata kita semua memiliki kesempatan yang sama.
Apakah kesempatan itu ? Kesempatan itu bernama waktu.
Semua orang diberi kesempatan bernama waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari. Yang berbeda adalah cara kita memanfaatkan waktu tersebut.
Sehingga, waktu bisa membentuk seorang ilmuwan, penjahat, ulama, koruptor, pemalas, pekerja keras, sang dermawan, sang kikir sekaligus.

Mungkin, oleh karena itu juga sampai-sampai Allah bersumpah dengan waktu.
"Demi waktu, Sesungguhnya manusia semuanya adalah rugi................" (jangan dipotong dulu :) biasanya kita kan suka motong-motong ayat) "Kecuali orang-orang yang beriman, orang-orang yang beramal sholeh, dan orang-orang yang saling nasehat-menasehati dalam kebenaran"

Ada satu hal yang tidak perlu kita sesali yaitu kemarin atau waktu yang lalu.
Jika hari ini, kita bisa menjadi lebih baik dari kemarin, maka itulah keberuntungan.

Maka bertekadlah, bahwa kita akan memulai hari ini dengan ucapan syukur dan senyuman bukan dengan mengeluh.
Bahwa kita akan menghargai setiap detik, menit dan jam, karena tak sedetik pun dapat ditarik kembali.

Hari ini takkan kita sia-siakan, seperti waktu lalu yang terbuang percuma.
Hari ini takkan kita isi dengan kecemasan tentang apa yang akan terjadi esok, karena Allah Maha mencukupi dan Maha memudahkan segala yang sulit.

Akan kita pakai waktu kita untuk membuat sesuatu yang kita idamkan terjadi.
Hari ini kita akan belajar lagi, untuk merubah diri sendiri.

Hari ini akan kita isi dengan karya.

Akan kita tinggalkan angan-angan, yang selalu mengatakan:
"Aku akan melakukan sesuatu jika keadaan berubah (jika naik gaji, jika naik jabatan, dsb)."

Hari ini kita akan berhenti berkata: "Aku tidak punya waktu"
Karena kita tahu, kita tidak pernah mempunyai waktu untuk apapun.
Jika kita ingin memiliki waktu, maka kita harus meluangkannya.

Hari ini akan kita lalui seolah hari terakhir bagi kita.
Akan kita lakukan yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai esok.
Karena hari esok belum tentu ada.

Hari ini juga, bilang sama Ibu-Ayah, bahwa kita mencintainya, kita meminta maaf kepada mereka karena kita telah berbuat dosa kepadanya, karena kita tidak hadir saat mereka butuhkan.

Hari ini juga, bilang sama Istri, bahwa kita mencintainya, kita meminta maaf karena kita lupa bersyukur telah diberikan pendamping hidup terbaik.

Hari ini juga, bilang sama anak-anak kita, bahwa kita mencintainya, kita meminta maaf untuk setiap bentakan, pukulan kita atas ketidaktahuan mereka tentang apa-apa yang mereka perbuat.
Dan berjanjilah bahwa kita tidak akan mengulanginya lagi, kita akan didik mereka dengan pelukan, belaian, dan tauladan yang terbaik dari kita.

Tidak ada komentar: