12 Oktober 2005
Assalamu'alaikum wr wb,
Tahukah Anda ? (Seri Renungan dan Motivasi)
Lazimnya kita menghitung rezeki dari berapa banyak harta yang kita dapatkan.
Sekarang, coba perhatikan diri kita masing-masing, apa saja sandang yang sedang kita kenakan saat ini bahkan detik ini juga !!!
Baju/Kemeja yang sedang kita kenakan seharga Rp. 175.000 Kaos dalam yang sedang kita kenakan seharga Rp. 40.000 Celana/rok yang sedang kita kenakan seharga Rp. 150.000 Sabuk yang sedang kita kenakan seharga Rp. 100.000 Sepatu yang sedang kita kenakan seharga Rp. 300.000 Kaos kaki yang sedang kita kenakan seharga Rp. 40.000 Jam tangan yang sedang kita kenakan seharga Rp. 500.000
Subhanallah, ternyata materi yang melekat di diri kita saat ini seharga Rp. 1.305.000. Padahal di rumah, kita masih memiliki beberapa pasang lagi yang setara dengannya. Padahal, bagi sebagian besar orang di luar sana, uang sebesar itu baru bisa ia dapatkan dengan bekerja selama 3 bulan tanpa henti atau bahkan lebih.
Bagaimana mungkin kita merasa menjadi orang yang kurang beruntung ?
Bagaimana mungkin kita menjadi orang yang tidak bersyukur ?
Belum lagi nikmat lain yang dikaruniakan Allah kepada kita (udara yang kita hirup, sinar matahari sebagai sumber energi kehidupan, kesehatan badan, kesehatan mata, kesehatan pendengaran, dan masih banyak yang lainnya, yang kesemuanya kita nikmati pada detik yang sama) yang kadangkala tidak kita hitung sebagai nimatNya.
Maka, nikmat mana lagi yang kita ingkari ??Sekarang, coba perhatikan diri kita masing-masing, apa saja sandang yang sedang kita kenakan saat ini bahkan detik ini juga !!!
Baju/Kemeja yang sedang kita kenakan seharga Rp. 175.000 Kaos dalam yang sedang kita kenakan seharga Rp. 40.000 Celana/rok yang sedang kita kenakan seharga Rp. 150.000 Sabuk yang sedang kita kenakan seharga Rp. 100.000 Sepatu yang sedang kita kenakan seharga Rp. 300.000 Kaos kaki yang sedang kita kenakan seharga Rp. 40.000 Jam tangan yang sedang kita kenakan seharga Rp. 500.000
Subhanallah, ternyata materi yang melekat di diri kita saat ini seharga Rp. 1.305.000. Padahal di rumah, kita masih memiliki beberapa pasang lagi yang setara dengannya. Padahal, bagi sebagian besar orang di luar sana, uang sebesar itu baru bisa ia dapatkan dengan bekerja selama 3 bulan tanpa henti atau bahkan lebih.
Bagaimana mungkin kita merasa menjadi orang yang kurang beruntung ?
Bagaimana mungkin kita menjadi orang yang tidak bersyukur ?
Belum lagi nikmat lain yang dikaruniakan Allah kepada kita (udara yang kita hirup, sinar matahari sebagai sumber energi kehidupan, kesehatan badan, kesehatan mata, kesehatan pendengaran, dan masih banyak yang lainnya, yang kesemuanya kita nikmati pada detik yang sama) yang kadangkala tidak kita hitung sebagai nimatNya.
(Abu Zidane)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar